Archive | TIPS & TRICKS RSS for this section

The Godfather

Kuliah berakhir dalam 90 menit ke depan.
Dan orang itu tetap membicarakan hal yang sama.
Yuri mengambil sebuah Pistol Revolver, persis mafia rusia.
Matanya tajam. Sepersekian detik kemudian, ia menembak kepalanya sendiri…

Saat kuliah mulai menunjukkan gejala-gejala aneh, seperti pembicaraan yang berputar, topik yang dibahas tidak menarik mulai dari kondisi Sosial budaya, ekonomi, sampai pada single terbaru Kangen Band. Dosen mulai terlihat kabur, dan jauh dari titik fokus. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan sebagai bentuk adaptasi naluriah alami organisme multiseluler kompleks. Dosennya yang keluar atau anda yang keluar! atau manipulasi keadaan sedemikian rupa agar semuanya sama-sama keluar… Semua senang riang gembira.

Siapkan diri dan mental anda terlebih dahulu, kalau perlu mintalah izin untuk keluar. Dan lakukan Yoga ringan selama kurang lebih 15 menit. Kembalilah saat kondisi jiwa anda mulai membaik. Ini sangat penting. Mengingat apa yang akan terjadi selanjutnya membutuhkan kesiapan mental yang cukup.

Semuanya harus dimulai dari sesuatu yang besar dimana dalam kasus ini, sesuatu yang besar adalah hal yang paling kecil. Untuk meminimalisir kerusakan yang bisa anda hasilkan. Dan mendapatkan hasil yang maksimal.

SKENARIO PERTAMA

Jadi, mulailah dengan membuat keributan dalam level minimal. Misalnya menjatuhkan pulpen, menjatuhkan binder, menjatuhkan penutup pulpen, garuk-garuk meja, menggosok-gosok sepatu di lantai, menarik-narik kelopak mata lalu melepaskannya kembali menempel dengan mata anda bisa menimbulkan suara gaduh yang tidak lazim dan hal ini cukup efektif, berdehem secara konsisten tiap selang 5 menit, menulis diatas kertas secara kasar dan tidak terkendali bisa membuat suara gesekan aneh antara pulpen anda dengan kertas, menjatuhkan uang koin ke lantai, atau kalau semua yang anda lakukan belum berhasil merusak konsentrasi kelas, coba dengan cara yang sedikit lebih ekstrim seperti menjatuhkan 3 biji selongsong peluru ke lantai sambil terus menatap kosong tanpa ekspresi.

Pada intinya lakukan semua hal yang bisa memancing keributan yang lebih besar. Merusak konsentrasi kelas dengan keributan kecil, untuk memicu keributan besar, sangatlah efektif. Jika skenarionya berjalan lancar, salah satu skenario terbaik yang bisa terjadi adalah kegaduhan kecil yang anda buat akan merusak konsentrasi kelas, dalam hal ini dosen dan teman-teman anda, selanjutnya dosen mulai kehilangan konsentrasi teman-teman anda juga kehilangan konsentrasi dan pembicaraan menjadi tidak nyambung, teman anda akan menanyakan hal yang sama sekali tidak berhubungan dengan mata kuliah saat itu, dosen anda akan menjawab dan menjelaskan secara amburadul. Hal ini bisa menciptakan gesekan emosi terpendam yang biasa kita sebut sebagai “Momen Canggung”. Ketika Momen Canggung berlangsung cukup lama, selanjutnya akan terjadi lompatan emosi yang sangat besar, dimana dosen merasa tidak ada yang memperhatikan penjelasannya, ia mulai marah-marah dan memaki seisi kelas.

Berdoalah ada teman anda yang cukup “drama” dan tidak terima dimaki, dan akan membalas. Selanjutnya akan muncul beberapa provokator karbitan, ada yang mendukung teman anda, dan ada yang mendukung dosen. Kelaspun berada diambang perpecahan. Yang perlu anda waspadai adalah teman anda yang bermental Mario Teguh yang bisa meredam suasana, untuk itu yang perlu anda lakukan adalah pura-pura bijaksana dan ajaklah semua yang bermental Mario Teguh berdiskusi tentang apa yang terjadi dalam kelas. Anda harus mengalihkan perhatian mereka. Sementara itu konflik semakin meruncing, beberapa diantaranya akan bertindak semakin ekstrim dan tak terkendali. Dosen memukul meja, teman anda balas memukul meja. Semua terus-terusan memukul meja, meja menjadi hancur, saat ini kuliah sudah berada dalam posisi 60% tak bisa dilanjutkan.

Anda bisa tetap berdiskusi sambil sedikit berdebat dengan para “Mario Teguh” berpura-pura mencari solusi, sementara seluruh kelas akan tetap semakin terprovokasi dan terbagi jadi dua kubu. Kubu dosen dan kubu teman anda. Acara lempar kursi dimulai dengan salah seorang mulai menghantamkan kursi kepada kubu lawannya. Situasi menjadi kacau. Yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah menjadi drama, dan berlari keluar kelas sambil menangis dan berteriak histeris memanggil security untuk mengamankan area konflik. Hal ini akan memancing kegaduhan lebih besar, dimana kelas-kelas lain akan berhamburan keluar untuk menyaksikan apa yang terjadi. Dan berkumpul di depan pintu kelas anda, memperlambat akses ke area konflik sehingga keributan memiliki waktu yang panjang untuk mengeksplorasi diri. Sampai pada akhirnya begitu banyak waktu yang terbuang, kelas anda bubar dengan sendirinya, tanpa anda perlu membolos dan menitip absen, sedangkan kelas lain yang ikut sebagai penonton juga mendapatkan keuntungan dengan keluar dari ruangan kuliah tanpa mereka sadari.
Tanpa perlu keluar banyak keringat, dan resiko yang sangat minimal, anda telah mendapatkan apa yang anda inginkan.
Lihat!? Anda adalah pahlawannya.

SKENARIO KEDUA (OPTIONAL)
Hal yang terjadi di tempat anda akan mengundang perhatian para pemerhati pendidikan. Dan satu hal yang bisa dipastikan, mereka akan melihat dan menarik kesimpulan bahwa ada yang tidak beres dengan sistem pendidikan saat ini. Kemudian memaksa para pakar pendidikan di negara ini untuk mencari formula baru mengenai tata kelola pendidikan negara. Hingga akhirnya akan ditemukan satu formula mutakhir bahwa pendidikan harus diselenggarakan dengan cara yang menyenangkan, inovatif, dan memberi ruang bagi kreatfitas peserta didik dan para pengajar. Selanjutnya, bisa ditebak. Ketika berbicara kemiskinan kita tidak akan berakhir di ruang kelas mewah dan nyaman, kita akan turun langsung mengamati seperti apa kemiskinan itu. Jalan-jalan kota akan dipenuhi manusia-manusia peduli yang benar-benar belajar dari alam realitas, dan tidak terpenjara oleh gagasan-gagasan teoretis dari textbook-textbook yang harganya bisa untuk membeli sekarung beras. Ruang kelas hanya akan menjadi semacam dapur ide yang akan anda sajikan kepada alam semesta.

Lihat!?!? Sekali lagi anda menjadi pahlawannya.

%d bloggers like this: